Jakarta, Mobilitas – Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat di bulan Januari 2025 itu, total penjualan mobil (seluruh merek) dri dealer ke konsumen (penjualan ritel) di Tanah Air meningkat 18,6 persen dibanding jumlah penjualan selama Januari 2024.
Data Gaikindo yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Selasa (18/2/2025) menunjukkan pada bulan perdana 2025 tersebut, total penjualan ritel mobil di Indonesia 63.858 unit. Sementara pada Januari 2024 telah mencapai 78.437 unit.
Jumlah penjualan ke konsumen itu dibukukan oleh semua pabrikan, baik dari Eropa, Amerika, Jepang, Korea, dan Cina. Menariknya, jumlah pabrikan asal Republik Rakyat Cina (Cina) di tahun 2025 ini jumlahnya semakin bertambah.
Data memperlihatkan, kini ada 12 pabrikan (merek) mobil asal Negeri Panda itu yang menjual produknya di Indonesia. Mereka adalah Aion, BYD, BAIC, Chery, Dongfeng Sokon (DFSK), FAW, Haval, Morris Garage (merek asal yang telah diakuisisi SAIC Motor Cina), Neta, Seres, Tank, dan Wuling.

Mobil Tank, salah satu merek milik pbrikn Cina Gret Wall Motor - dok.Mobilitas
Namun, fakta juga berbicara, ternyata hingga akhir Januari 2025, Aion belum melaporkan penjualannya di Indonesia. Sedangkan jumlah penjualan ritel alias penjualan riil dari dealer ke konsumen yang terbanyak dibukukan oleh Wuling.
Berikut data penjualan ritel 10 pabrikan (merek) mobil asal Cina di Indonesia sepanjang Januari 2025: Wuling : 1.667 unit Chery : 1.198 unit BYD : 1.005 unit Morris Garage ; 165 unit Tank : 61 unit FAW : 59 unit Neta : 53 unit Dongfeng (DFSK) : 39 unit BAIC : 28 unit Seres : 9 unit Haval : 7 unit Aion : - Sumber : Gaikindo, 2025. (Jrr/Aa)