⌂ Beranda Bisnis Ternyata Begini Penjualan Ritel Mobil Asal Cina di Indonesia Januari – April 2025
Bisnis

Ternyata Begini Penjualan Ritel Mobil Asal Cina di Indonesia Januari – April 2025

Ternyata Begini Penjualan Ritel Mobil Asal Cina di Indonesia Januari – April 2025
Mobil listrik Neta GT - dok.Mobilitas • WordPress Migration
A A Ukuran Teks16px

Jakarta, Mobilitas – Selama periode Januari – April 2025, total penjualan mobil (gabungan seluruh model dari berbagai merek) dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) di Indonesia merosot. Sejumlah pabrikan mobil, termasuk dari Republik Rakyat Cina (Cina) membukukan amblesnya penjualan ritel pada periode tersebut.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Selasa (13/5/2025) menunjukkan saat ini, di Indonesia sebanyak 15 merek mobil asal Cina yang menjual produknya di Indonesia. Merek-merek tersebut termasuk submerek dari pabrikan holding, misalnya Denza (yang merupakan submerek dari BYD).

Kemudian Tank dan Haval (yang merupakan merek dari Great Wall Motor), Seres (dari DFSK), dan Jetour (yang merupakan submerek dari Chery). Bahkan, termasuk Morris Garages (MG) yang merupakan merek asal Inggris tetapi sejak tahun 2007 telah diakuisisi oleh SAIC Motor Corporation dan sebagian proses produksi dilakukan di Cina.

Aion di IIMS 2025 - dok.Mobilitas

Lantas bagaimana kinerja penjualan ritel mobil merek asal Negeri Tirai Bambu itu di tahun 2025, khususnya periode Januari – April 2025 ini? Berikut data penjualan ritel mobil merek milik pabrikan asal Cina di Indonesia periode Januari – April 2025 dibanding periode sama di tahun 2024:

BYD: 8.894 unit (belum bisa dibandingkan) Wuling: 6.718 unit (melorot 8,6 persen) Chery: 5.595 unit (meroket 170,8 persen) Denza: 3.167 unit (belum bisa dibandingkan) Aion: 1.503 unit (belum bisa dibandingkan) MG: 719 unit (anjlok 30,7 persen) Geely: 389 unit (belum bisa dibandingkan) Neta: 250 unit (meroket 262,3 persen) FAW: 235 unit (meroket 142,3 persen) DFSK: 225 unit (anjlok 50,9 persen) Tank: 222 unit (meroket 335,3 persen) Jetour: 165 unit (belum bisa dibandingkan) BAIC: 153 unit (belum bisa dibandingkan) Haval: 71 unit (meroket 1.083 persen) Seres: 44 unit (melonjak 33,3 persen) Sumber: Gaikindo, 2025. (Din/Aa)

.

A
Tim Redaksi
Penulis: Arif Arianto
📰 Update Terbaru