Jakarta, Mobilitas – Informasi yang beredar di Vietnam menyebut Toyota Veloz hybrid yang bakal diluncurkan di negeri itu untuk tahap awal akan diimpor secara utuh (CBU) dari Indonesia. Disebutkan pula, Toyot Motor di Negeri Pamn Ho tersebut juga berniat memproduksi MPV tujuh penumpang ini di pabrik lokal.
Laporan laman Khoahocdoisong dan The Vietnam Economic Today yang disitat Mobilitas di Jakarta, Senin (20//7/2026) menyebut waktu peluncuran belum disebutkan secara tegas. Namun, beberapa sumber di Toyota Motor Vietnam menyebut tak lama lagi, karena Toyota tidak ingin kehilangan momen tren elektrifikasi saran mobilitas di negeri itu yng kini terus bergulir.
“Toyota Veloz hybrid ini untuk di periode awal-awal penjualannya di Vietnam, unitnya masih akan diimpor secara utuh CBU) dari Indonesia. Karena, Toyota juga mempunyai rencana untuk melokalisasi Veloz Hybrid itu, setelah jalur perakitan kendaraan hybrid di pabrik Phu Tho selesai dibangun. Pabrik itu direncanakan bisa mulai beroperasi paling cepat pada tahun 2027,” ungkap sumber itu.
Jika model ini sama persis dengan yang dijual di Indonesia, maka akan tetap memiliki desain dan fitur yang sama dengan versi bensin. Perbedaan utamanya terletak pada sistem penggeraknya.

Sekadar informasi, Toyota Veloz Hybrid ditebekali mesin bensin empat silinder 1,5 liter yang dikombinasikan dengan motor listrik plus dan paket baterai 0,7 kWh, yang menghasilkan tenaga 111 hp. Penyaluran tenaga ke roda mengggunakan transmisi e-CVT.
Toyota Veloz hybrid di Indonesia diluncurkan pad Februari 2026 di ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2026 dengan banderol Rp 299 – 325 juta. Fakta berbicara, penjualan mobil ini secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) periode sejak diluncurkan hingga Juni 2026 cukup lumayan.
Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang disitat Mobilitas di Jakarta, Senin (20//7/2026) menunjukkan di bulan Juni saja mobil terjual ke dealer sebanyak 2.698 unit. Sedangkan total penjualannya di periode Januari – Juni atau semester I sebanyak 11.147 unit. (Jrr/Aa)
Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id












