Bisnis

Tak Cuma di Indonesia, Penjualan Mobil Honda Januari – April 2026 Juga Anjlok di Singapura

×

Tak Cuma di Indonesia, Penjualan Mobil Honda Januari – April 2026 Juga Anjlok di Singapura

Share this article
Logo mobil Honda - dok.Istimewa via CarandBike

Jakarta, Mobilitas – Di Negeri Merlion itu, mobil Honda tak hanya membukukan anjloknya penjualan di bulan April 2026 saja, tetapi juga kumulatif Januari hingga April 2026. Begitu pun di Indonesia.

Data Otoritas Transportasi Darat (LTA) Singapura yang disitat Mobilitas di Jakarta, Senin (25/5/2026) menunjukkan, sepanjang periode Januari – April 2026 jumlah mobil Honda yang terlego di negara berpenduduk 6,01 juta jiwa itu sebanyak 884 unit. Jumlah tersebut anjlok 40,9 persen dibanding periode sama di tahun 2025.

Sementara, di bulan April saja, total yang terjual di negara kota itu sebanyak 202 unit. Jumlah penjualan tersebut anjlok hingga 53,3 persen dibanding total penjualannya pada bulan yang sama di tahun 2025.

Namun tren muramnya penjualan mobil merek asal Jepang itu tak hany terjadi di Indonesia. Di Negeri berpenduduk 284, 4 juta jiwa ini, mobil Honda yang dijajakan oleh PT Honda Prospect Motor penjualannya juga anjlok.

Honda HR-V – dok.Mobilitas

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dinukil Mobilitas di Jakarta, Senin (25/5/2026) memperlihatkan, selama periode Januari – April 2026, penjualan secara grosir dari pabrik ke dealer (wholesales) mobil Honda di Indonesia sebanyak 15.893 unit. Jumlah penjualan ini anjlok 37,3 persen dibanding periode sama di tahun 2025.

Sementara, penjualan ecerannya dari dealer ke konsumen (penjualan ritel) pada kurun waktu yang sama sebanyak 16.516 unit. Jumlah tersebut anjlok 43,5 persen dibanding total penjualan ecerannya pada Januari – April 2025.

Sedangkan, di bulan April saja, total wholesales yang dibukukan mobil Honda di Indonesia sebanyak 2.363 unit, anjlok 21,2 persen dibanding wholesales selama bulan yang sama di 2025. Adapun penjualan ritelnya 3.515 unit, anjlok 22,6 persen. (Jrr/Aa)

 

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id