Jiangsu, Mobilitas – Pabrikan mobil asal Republik Rakyat Cina Chery Automobile yang berkongsi dengan pabrikan asal Inggris Jaguar Land Rover (dengan membentuk perusahaan baru bernama Freelander) telah meluncurkan SUV berteknologi extended-range electric vehicle (EREV)pertamanya, Freelander 8.
Peluncuran digelar di Changshu, Provinsi Jiangsu, 14 Agustus 2026 lalu. Peluncuran tersebut sekaligus menandai dibukukannya pemesananan kendaraan.
>>> Lagi, Wuling Indonesia Bukukan Anjloknya Penjualan Ritel Periode Januari – Juli
Laporan China Daily yang disitat Mobilitas di Jakarta, Selasa (18//8/2026) menyebut, SUV ini berdimensi panjang 5.118 milimeter, lebar 2.050 mm, tinggi 1.898 mm, dan jarak sumbu roda 3.040 mm. SUV ini dibangun dengan platform extended-range electric vehicle (EREV) berarsitektur 800 volt dan mendukung pengisian daya 6C dan dapat diisi dari 20 persen hingga 80 persen hanya dalam tempo 12 menit.
Sumber tenaganya merupakan paduan antara mesin bensin 1.5 liter turbo empat silinder sebagai range extender dengan dua motor listrik yang menghasilkan tenaga 610 kW dengan torsi 813 Nm. Tenaga disalurkan ke roda menggunakan sistem penggerak empat roda.
>>> Ternyata, 40 Persen Pertalite Dinikmati 20 Persen Orang Kaya, Nilainya Rp41 Triliun
Baterainya buatan CATL yakni Freevoy ternary lithium berkapasitas 60,3 kWh. Jika mobil berjalan menggunakan tenaga listrik murni, mampu menempuh, jarak sejauh 310 km berdasarkan metode CLTC.
"Model ini mengambil inspirasi dari warisan Freelander yang dikenal kemewahannya selama 78 tahun dan keahlian di segala medan. Tim dari Cina dan Inggris telah bekerja sama untuk mengubah konsep tersebut menjadi model dengan teknologi kecerdasan terbaru," ungkap CEO Freelander, Wen Fei.
Model ini dilengkapi dengan sistem bantuan mengemudi ADS 5 dari Huawei, yang mendukung navigasi di berbagai kondisi jalan, serta parkir otomatis. Selain itu dilengkapi dengan i-ATS, teknologi cerdas berkendara di segala medan yang dapat secara otomatis menyesuaikan pengaturan kendaraan agar sesuai dengan berbagai kondisi.
>>> Genjot Produksi Mobil Listrik Bisa Bikin Indonesia Naik Kelas di Kancah Global, Asalkan….
Menariknya, mobil yang dibanderol 349.900 yuan hingga 429.900 yuan itu laku keras. Terbukti, dalam waktu 48 jam terpesan 10.000 unit. (Din/Aa)

