⌂ Beranda Bisnis Kuartal Pertama 2025, Penjualan BYD di Jepang Merana
Bisnis

Kuartal Pertama 2025, Penjualan BYD di Jepang Merana

Kuartal Pertama 2025, Penjualan BYD di Jepang Merana
BYD - dok.Mobilitas
A A Ukuran Teks16px

Tokyo, Mobilitas – Pabrikan mobil listrik asal Shenzhen, Republik Rakyat Cina itu mulai masuk pasar Jepang pada tahun 2023. Saat itu, Build Your Dreams (BYD) meluncurkan crossover Atto 3 (atau yang di Cina bernama BYD Yuan Plus) dan hatchback Dolphin. Kemudian, disusul sedan BYD Seal.

Data Asosiasi Dealer Mobil Jepang (JADA) dan Asosiasi Pabrikan Mobil Jepang (JAMA) yang dikutip Mobilitas di Jakarta menunjukkan pada tahun 2024 (setahun penuh dari Januari – Desember), BYD menjual 2.223 unit, melonjak 54 persen dibanding tahun 2023.

Sementara Toyota, di saat yang sama menjual 2.038 unit mobil listriknya. Dengan kata lain, BYD unggul jauh dibanding Toyota dalam penjualan mobil listrik di negaranya Toyota.

Peluncuran mobil listrik BYD Atto 3 di Jepang pada Januari 2023 - dok.Istimewa via ElectricBlue.Asia

Namun, di tahun 2025 ini, khususnya di periode Januari – Maret alias kuartal pertama, BYD babak belur. Pabrikan besutan Wang Chuanfu itu hanya berhasil menjual setrum buatannya di Negeri Sakura itu sebanyak 605 unit. Jumlah ini anjlok hingga 21,1 persen dibanding kuartal pertama 2024.

Fakta data berbicara, di bulan Maret saja mobil BYD yang laku terlego di Jepang sebanyak 331 unit. Jumlah tersebut merosot 9,8 persen dibanding Maret 2024.

Sekadar informasi, selama tiga bulan pertama 2025 itu, jumlah mobil yang terjual di Jepang (berbagai jenis dan kelas yang diproduksi seluruh merek yang asa mencapai 1.285.351 unit. Jumlah penjualan itu menanjak 13,6 persen dibanding tiga bulan pertama 2024. (Anp/Aa)

A
Tim Redaksi
Penulis: Arif Arianto
📰 Update Terbaru