Penjualan Mobil di China Januari - Agustus 2026 Anjlok, Tapi Ekspor Makin Melonjak

Penjualan Mobil di China Januari -  Agustus 2026 Anjlok, Tapi Ekspor Makin Melonjak
Ukuran Teks

Shanghai, Mobilitas – Sebelumnya, selama tujuh bulaN pertama atau Januari hingga Juli tahun 2026 ini penjualan mobil secara eceran dari dealer ke konsumen alias penjualan ritel di negara berpenduduk 1,412 miliar jiwa (menurut Worldometer) itu telah anjlok signifikan dibanding periode sama di tahun lalu.

Data Asosiasi Produsen Otomotif China (CAAM) yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Selasa (8/9/2026) menunjukkan selama bulan Agustus 2026 jumlah mobil yng terjual ke konsumen di China sebanyak 1,55 juta unit. Jumlah tersebut anjlok 23,7 persen dibnding total penjualan ritel di bulan yang sama pada tahun 2025.

Sementara, di tujuh bulan sebelumnya alias di periode Januari – Juli 2026, total penjualan ritel yang dibukukan Negeri Panda itu sebanyak menjadi 11,716 juta unit. Jumlah tersebut anjlok hingga 20,8 persen dibanding tujuh bulan pertama di 2025.

Sejumlah analis industri menyebut anjloknya penjualan mobil di China selama sebelas bulan terakhir dipicu oleh melemahnya ekonomi, dihapusnya insentif pembelian dari pemerintah, hingga perang harga yang menjadikan konsumen menunda pembelian.

"Penghentian atau pengurangan subsidi oleh pemerintah membuat konsumen kehilangan dorongan finansial instan. Sedangkan perang dengan obral potongan harga besar-besaran menjadika calon konsumen menunda pembelian, sebab mereka berharap harga akan turun lebih jauh lagi dengan nilai yang lebih besar lagi. Ini tidak sehat, tetapi itulah yang terjadi, " papar Analis Industri di Bursa Saham Hong Kong, Johnson Huang yang dikutip The Financial dan disitat Mobilitas di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Namun, industri otomotif dengan dukungan penuh pemerintah China telah menemukan solusi atas persoalan itu, ykni dengan menggenjot ekspor, terlebih di periode Januari – Agustus 2026, produksi mobil di China mencapai 20,6 juta unit. "Pabrikan mobil China secara agresif membuka pasar baru secara terus menerus, baik di Asia maupun Eropa. Mereka tidak hanya ekspor tetapi juga memproduksi secara lokal di negar-negara tujuan itu," bunyi riset AlixPartners seperti dilansir dari The Economist dan dinukil Mobilitas di Jakarta, Selasa (8/9/2026).

Hasilnya memang tokcer. Terbukti di bulan Agustus 2026 (data CPCA).total ekspor mobil China mencapai 894.079 unit, melonjak 77,5 persen dibanding bulan yang sama di tahun 2025.
Sebelumnya, di periode Januari – Juli 2026, total ekspor mobil negara itu mencapai 6,14 juta - 6,39 juta unit.

AlixPartners memperkirakan ekspor mobil China tahun ini bist mencapai 10 juta unit pada 2026, naik lebih dari 40 persen dibanding tahun lalu. (Din/Aa)

Tentang Penulis
Arif Arianto

Senior Editor

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id

Rekomendasi

Update Terbaru