⌂ Beranda Bisnis Proses Akusisi Bisnis Shell Indonesia oleh SEFAS Ditarget Rampung Tahun Ini
Bisnis

Proses Akusisi Bisnis Shell Indonesia oleh SEFAS Ditarget Rampung Tahun Ini

Proses Akusisi Bisnis Shell Indonesia oleh SEFAS Ditarget Rampung Tahun Ini
SPBU Shell di Cikokol Kota Tangerang - dok.Mobilitas
A A Ukuran Teks16px

Jakarta, Mobilitas – Proses akusisi seluruh bisnis SPBU Shell di Indonesia oleh SEFAS dan Citadel yang mengemuka sejak Mei 2025 lalu, penyelesaian transaksinya ditargetkan rampung tahun ini.

Direktur Utama SEFAS Group Ricky Roesli dalam keterangan resmi yang dikutip Mobilitas di Jakarta, Jumat (21/8/2026) menyebut proses akuisisi saat ini masih menunggu persetujuan regulator dan pemenuhan persyaratan umum lainnya.

Akuisisi ini menjadikan SEFAS sebagai pemain baru dalam bisnis ritel BBM di Indonesia, melalui alih kepemilikan aset SPBU Shell, yang sebelumnya dioperasikan langsung oleh Shell Indonesia.

"Sebagai distributor pelumas Shell terbesar di Indonesia, SEFAS bangga dapat mengambil langkah bisnis berikutnya dan mendukung pertumbuhan masa depan sektor ritel energi Indonesia," ujar Ricky.

Dia menegaskan, kepemilikan lokal memberikan landasan yang kuat bagi fase pengembangan bisnis SPBU Shell selanjutnya. "Ambisi kami adalah membangun salah satu bisnis ritel energi yang paling tepercaya dan berkelanjutan di Indonesia, sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi negara serta kebutuhan energi yang terus berkembang,” tandas Ricky.

Sementara itu, Presiden Direktur Shell Indonesia, Andri Pratiwa, menyebut SEFAS merupakan mitra yang telah lama bekerja sama dengan Shell di Indonesia. SEFAS hingga kini menjadi distributor pelumas Shell.

"SEFAS memiliki pemahaman mendalam mengenai pasar lokal, kebutuhan pelanggan, serta jaringan yang telah terbangun kuat untuk mendukung fase pertumbuhan bisnis berikutnya,” ujar Andri .

Akuisisi itu dilakukan SEFAS bersama Citadel Pacific Limited (CPL) yang merupakan perusahaan induk swasta asal Filipina yang dimiliki oleh keluarga Delgado. Citadel memiliki aktivitas di berbagai wilayah seperti Filipina, Hong Kong, Makau, Guam, dan Republik Palau.

Sedangkan SEFAS Group Group didirikan oleh Herman Soegeng bersama Ricky Roesli pada Oktober 1997. Perusahaan ini berkembang dari Balikpapan dan memperluas jangkauan ke wilayah Kalimantan seperti Samarinda, Banjarmasin, Berau, dan Tarakan.

SEFAS juga memiliki gudang di Surabaya dan kantor pusat di Jakarta. (Din/Aa)

Tentang Penulis
Arif Arianto

Senior Editor

Mengawali kiprah di dunia jurnalistik sebagai stringer di sebuah kantor berita asing. Kemudian bergabung dengan media di bawah grup TEMPO Intimedia dan Detik.com. Sejak 2021 bergabung dengan Mobilitas.id

📰 Update Terbaru